Archive for the Mengingat Surga & Neraka Category

Tingkah Bumi dan Kubur

Posted in Mengingat Surga & Neraka on Juli 1, 2009 by riy4nti

Dan terdapat dalam hadits bahwasanya kubur setiap hari senantiasa memanggil tiga kali : Aku adalah rumah tempat sendirian dan tempat kegelisahan dan tempatnya kalajengking dan ular, Aku adalah rumah yang gelap gulita, dan Aku adalah rumah ulat. Apakah yang engkau persiapkan untukku?

Dan ada dikatakan : Sesungguhnya kubur itu setiap hari memanggil-manggil lima kali. Ia berkata : Aku adalah rumah kesendirian maka usahakanlah teman yang menyenangkan untukmu, yaitu membaca Al-Qur’an. Aku adalah rumah yang gelap, maka terangilah aku dengan shalat malam. Aku adalah rumah tanah, maka engkau bawalah tikar, yaitu amal shalih. Aku adalah rumah ular, maka bawalah penawarnya, yaitu Bismillaahir-Rohmaanir-Rohim dan mencurahkan air mata. Aku adalah rumah pertanyaan malaikat Munkar dan Nakir, maka engkau perbanyaklah di atas punggungku ucapan : Laaillaaha illallah Muhammadurrosulullah, agar supaya engkau dapat mudah untuk menjawabnya.

Iklan

Jawabnya Anggota Badan

Posted in Mengingat Surga & Neraka on Juni 26, 2009 by riy4nti

Dan dalam keterangan hadits, apabila Allah hendak mencabut ruhnya seorang hamba, maka datanglah malaikat Maut dari arah mulut untuk mencabut ruhnya dari mulutnya. Lalu keluar suara dzikir dari mulutnya maka dzikir itu berkata : Tidak ada jalan bagimu dari ini arah, karena telah lama sekali dia melakukan lidahnya dalam mengingat Tuhanku. Maka kembalilah malaikat pati kepada Allah sambil mengatakan begini-begini. Lalu Allah berfirman : Cabutlah dari arah yang lain. Maka ia datang dari arah tangan. Maka datanglah amal sedekah sambil berkata : Tidak ada jalan bagimu untuk mencabutnya dikarenakan dia telah banyak bersedekah dan menulis dengan pena serta menghantam lehernya orang-orang kafir.

Baca lebih lanjut

Jawabnya Ruh

Posted in Mengingat Surga & Neraka on Juni 25, 2009 by riy4nti

Telah datang dalam hadits, bahwa malaikat Maut ketika hendak mencabut nyawa orang mukmin, maka nyawa itu berkata : Aku tidak akan menurut engkau selama kamu tidak diperintah untuk itu. Lalu malaikat berkata : Aku telah diperintahnya. Maka ruh itu minta tanda bukti sambil berkata : Sesungguhnya Tuhanku yang menciptakan aku dan memasukkan aku ke dalam jasadku sedang engkau tidak ada pada waktu itu, lalu sekarang engkau hendak mengambilku. Maka kembalilah malaikat Maut ke hadapan Allah. Lalu Allah berfirman : Benarkah engkau akan mencabut nyawa hamba-Ku? Malaikat Maut berkata : Tuhanku, sungguh hamba-Mu berkata begini dan minta tanda bukti dariku. Allah berfirman : Benar ruh hamba-Ku.

Kemudian Allah berfirman : Hai malaikat Maut, pergilah engkau ke dalam surga, dan ambillah buah apel, yang disitu terdapat pertanda-Ku, perlihatkanlah kepada ruh hamba-Ku. Maka ia pergi ke surga dan mengambil buah apel di situ terdapat tulisan “Bismillaahir Rohmaanir Rohim”. Maka jika ia memperlihatkannya kepada nyawanya si hamba, keluarlah nyawanya dengan giat dan merasa enak serta tampak jernih.