Perkawinan, Surga atau Neraka Dunia?


Simak lima fakta yang bisa memperkuat ikatan perkawinan.

Bagi pasangan suami-istri, ikatan pernikahan bisa menjadi surga dunia atau sebaliknya, neraka. Agar bisa langgeng menjalani pernikahan, pasangan perlu menjaga beberapa hal agar hubungan awet hingga usia tua.

Tara Parker Pope, penulis ‘For Better: The Science of a Good Marriage’ memberi beberapa fakta yang memperkuat pernikahan agar lebih baik, seperti dikutip dari laman Marie Claire.

FAKTA 1: Pernikahan adalah lembaga lebih baik daripada yang disangka orang
Tingkat perceraian yang mencapai hingga 50 persen hanyalah sebuah mitos. Perceraian pasangan usia 20 tahunan  yang menikah pada 1980-an hanya sebesar 19 persen. Meskipun ada usia dengan tingkat perceraian tinggi, mencapai 50 persen, itu berlaku pada usia sangat muda, di bawah usia 25 tahun.

Pada tahun 1970-an, tingkat perceraian di Amerika Serikat mencapai 47 persen untuk pasangan berusia 30 tahunan. Ini disebabkan tingkat pendiidkan dan pengalaman yang berubah dibandingkan pasangan pada 1990-an.

FAKTA 2: Monogami terjadi secara alami
Walaupun banyak contoh praktek poligami, monogami juga berlaku dalam jumlah pernikahan yang cukup besar. Dengan kata lain, manusialah yang membuat keputusan dari pilihan yang ada.

FAKTA 3: Cari pasangan yang membuat hubungan langgeng
Pope menyarankan, agar bisa menurunkan risiko perceraian, sebaiknya pertimbangkan banyak hal sebelum menikah. Usia yang berkaitan dengan kemapanan serta latar belakang keluarga bisa memberi gambaran bagaimana keluarga yang akan dibangun kelak. Sebaiknya pilih orang yang telah menyelesaikan kuliah dan telah berusia pertengahan 20-an.

Menurut Pope, anak yang dibesarkan kedua orangtua aslinya lebih cenderung mempertahankan hubungan saat memiliki pasangan daripada dibesarkan orangtua yang bercerai atau orangtua tunggal.

FAKTA 4: Mengenang kencan pertama
Cara pasangan menceritakan detil kencan pertama bisa amenjadi indikasi apakah mereka akan melanjutkan ikatan pernikahan dan hubungan dalam jangka panjang. Michelle Obama pernah bercerita tentang kencan pertamanya bersama Presiden AS, Barack Obama pada sebuah tayangan televisi.

Ingatan tentang kencan pertama hingga ke hal paling kecil, seperti rasa es krim saat dipesan di kencan pertama menunjukkan perasaan dan ikatan kuat. Menggunakan kata ganti ‘kami’ dan ‘kita’ dalam banyak hal menunjukkan adanya kasih sayang. Anda perlu waspada terhadap hubungan yang lebih banyak mengeluarkan cerita negatif dalam pernikahan.

FAKTA 5: Penggunaan alat kontrasepsi tertentu
Menggunakan alat kontrasepsi hormonal, seperti pil KB akan menumpulkan naluri biologis terutama pada wanita. Hal ini berpengaruh apabila wanita memilih untuk terlibat pernikahan atau pasangan jangka panjang.

Studi menunjukkan, wanita yang memiliki naluri biologis kacau cenderung memilih pasangan yang tidak sesuai, sehingga tidak bisa membuatnya bahagia. Maka itu, sebaiknya gunakan alternatif alat mengontrol kelahiran sedikitnya enam bulan sebelum membuat keputusan besar.

Satu Tanggapan to “Perkawinan, Surga atau Neraka Dunia?”

  1. Hmm, bagiku its just a matter how u can respect and being respectable

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: