Batasan Dalam Hidup


Rasulullah SAW bersabda, Sesungguhnya Allah telah menerapkan sejumlah kewajiban, maka janganlah meremehkannya; Dia telah meletakkan batasan-batasan (hukum), maka janganlah kalian melanggarnya; Dia telah mengharamkan sejumlah perkara, maka janganlah kalian jatuh ke dalamnya; Dia juga telah mendiamkan beberapa perkara sebagai rahmat untuk kelian dan bukan karena lupa, maka janganlah mempersoalkannya (apa yang telah didiamkan oleh Allah ini).

Hadits tersebut menunjukkan bahwa dalam kehidupan ini tidak akan terlepas dari yang namanya aturan. Coba kroscek lebih lanjut, dimanapun itu, di desa, di kota, di kolong jembatan, atau dalam sebuah permainan dan olah raga, pastilah diwarnai dengan sebuah aturan yang hal itu merupakan kebutuhan agar semuanya berjalan seimbang dan berkesinambungan.

Jadi salah kalau seseorang menolak sebuah aturan atas kehendaknya sendiri, kalau ia tidak ingin hidupnya hancur. Aturan biasanya meliputi tiga hal, yaitu kewajiban, larangan, dan sanksi. Ketiga hal ini tidak dapat ditawar dalam sebuah aturan, sebab aturan tidak akan sempurna dan cacat apabila salah satu dari ketiga hal itu tidak lengkap.

Begitupun Allah, Tuhan semesta alam menetapkan sejumlah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh semua ummat Islam, begitu pula Allah pun menetapkan sejumlah larangan yang harus dijauhi dan tidak boleh dilakukan oleh semua ummat Islam. Dari masing-masing kedua hal itu, baik kewajiban maupun larangan Allah pastilah ada balasan dan sanksi yang akan didapat oleh pelakunya.Siapa yang melakukan kewajiban dengan ikhlas maka Allah akan memberikan pahala, nikmat dan kelak akan dimasukkan oleh Allah ke dalam surga. Sebaliknya, siapa yang melanggar larangan Allah, maka Allah akan memberikan sanksi berupa dosa, celaka dan kelak akan dimasukkan oleh Allah ke dalam neraka.

Maka sebagai ummat Islam, kita harus tahu batasan-batasan (hukum) yang telah ditetapkan oleh Allah, supaya kita tidak terpeleset ke jalan yang sesat yang senantiasa dikampanyekan oleh setan untuk mengelabuhi seluruh ummat manusia untuk masuk barisan partainya yang berasaskan neraka jahanam.

Barang siapa yang bersungguh-sungguh mencari ilmu untuk mengetahui batasan-batasan (hukum) yang telah Allah gariskan untuk seluruh ummat manusia, maka niscaya Alah akan memberikan jalan kemudahan baginya. Dan niscaya orang tersebut akan mendapatkan ridho-Nya. Semoga kita termasuk orang-orang yang tahu akan hukum Allah, dan orang-orang yang mendapatkan ridho-Nya.

Seseorang tidak bisa lepas dari jeratan hukum Allah, semua ada peraturannya, namun Allah menggariskan hukum dan batasan-batasan adalah demi kepentingan manusia itu sendiri. Kebaikan manusia sama sekali tidak menambah kerajaan Allah, begitupun manusia berbuat jahat dan melanggar batasan Allah, sama sekali tidak merugikan kerajaan Allah. Melainkan kita beramal dan menjauhi larangan Allah adalah untuk kebaikan kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: