Cara Rasulullah Menghentikan Tangis


baby_imoet34

Rasulullah SAW sangat mencintai anak kecil. Dalam banyak hadist yang dibawa sahabatnya tergambar kecintaan beliau kepada anak-anak. Sabdanya, “Siapa yang tidak mengasihi maka tidak akan dikasihi.” (HR Muslim).

Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya aku hendak sholat dan ingin memanjangkan sholat, lalu aku mendengar tangis anak kecil, maka aku meringankan sholatku karena tidak ingin membuatnya ibunya susah.” (HR. Muslim). Hadist ini menjadi pedoman utama dalam mendidik anak termasuk memahami tangis dan kerewelan sang buah hati.

Berikut beberapa cara yang dicontohkan Rasulullah dalam menghentikan tangis bayi.

Gendong.

Rasulullah SAW sering menggendong cucu-cucunya. “Dari Abu Qatadah berkata bahwa Rasulullah akan sholat berjama’ah sementara cucunya Umamah dari putrinya Zainab sedang menangis. Beliau lalu menggendong Umamah sambil sholat. Ketika beliau akan sujud, Beliau meletakkan Umamah dan jika berdiri ia akan digendong kembali.”

Cara menggendong yang efektif untuk menghentikan tangis adalah : Gendong ia dalam posisi tegak lurus dengan perut menempel di dada Anda, tepuk-tepuk punggungnya dengan lembut. Bawa ia berjalan-jalan mengelilingi ruangan atau ke ruangan lain. Jika kondisi Anda tak memungkinkan untuk menggendongnya sambil berjalan, letakkan ia di lengan, sementara Anda duduk di kursi goyang. Goyangan yang lembut akan menenangkannya.

Bujuk dengan lemah lembut.

Kelembutan merupakan cara terbaik membuat anak yang sedang menangis merasa aman. Kecemasan dan kemarahan Anda malah akan membuatnya semakin tegang dan semakin kencanglah tangisnya. Dalam sebuah kisah diceritakan bahwa Hasan dan Husein hilang, lalu semua sahabat mencarinya seharian. Saat bertemu mereka tengah berada di bukit batu dan menangis. Walau cemas, Rasulullah SAW dengan lembut mengusap punggung dan memeluk mereka. Akhirnya tangis ketakutan itu pun berhenti.

Beri sesuatu untuk dihisap.

Hampir setiap bayi menjadi tenang dengan mengisap. Dalam sebuah kisah, Rasulullah SAW melihat seorang ibu sedang membagi 3 buah kurma yang dimilikinya. Ia lalu memasukkan kurma tersebut ke dalam mulut sang anak. Rasulullah lalu tersenyum.

Alihkan perhatiannya.

Anda dapat mengalihkan perhatiannya dengan memperhatikan sesuatu yang menarik sehingga ia lupa pada tangisnya. Gambar-gambar warna-warni atau mainan aneka bentuk dan warna akan mempesonanya. Cermin juga bisa digunakan. Ia akan senang melihat wajahnya sendiri.

Tunggu amarahnya mereda.

Tangisan bisa menjadi ungkapan kemarahan. Dengan kasih sayang dan berkata-kata lembut Anda bisa menenangkan bayi Anda. Rasulullah SAW kerap mencium dan memeluk cucu-cucunya. Ini merupakan bentuk kasih sayang yang memberikan rasa aman bagi bayi Anda. Ketika ia besar, ia akan belajar berdasarkan ini untuk menenangkan diri begitu ia marah, dan ia akan belajar untuk dapat mengendalikan diri atau menjaga tetap tenang tanpa kemarahan meledak-ledak.

4 Tanggapan to “Cara Rasulullah Menghentikan Tangis”

  1. hmmmm tanggapan ibu yang bijak, perhatian yang diharapkan para buah hati, wanita memang dilebihkan oleh Allah akan kasih sayang

  2. kalo anaknya ga mau diem,gmn? trs,dilembutin malah tambah ngamuk….. ya udh sy diemin aja.udh capek ntar tdr sndri.abis mau gmn lg…..

  3. kalau sudah di lakukan semua seperti diatas, tapi tetapmenangis gimana ya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: