Sahabat Kok Berkhianat???


Kata orang, “kalau punya teman seperti itu, aku tidak perlu musuh!” Kalimat yang menggambarkan keperihan hati ini biasa dilontarkan orang yang pernah disakiti oleh orang terdekat. Misalnya, seseorang yang selama ini kita anggap sahabat, tempat kita mencurahkan isi hati.

Anda tidak perlu membaca tabloid atau menonton acara televisi infotainment dan kriminalitas untuk melihat betapa pengkhianatan dihadapi begitu banyak orang di sekitar kita. Jenis pnegkhianatan pun beragam – mulai dari urusan janji yang tak tepat hingga perusakan rumah tangga.

Agar tak terus menderita

Bila Anda menghadapi situasi pengkhianatan seperti ini, na’udzu billahi min dzalik, maka salah satu cara menghadapinya adalah dengan menyadari bahwa semuanya adalah musibah. Kehilangan orang yang kita cintai, harta, tempat tinggal…Semua ujian yang harus dilalui dengan tabah dan tetap bergantung kepada pertolongan Allah SWT.

Kalau menurut seorang Kyai terkenal dari Jawa Barat, “siapa pun yang sekolah pasti akan diuji. Maka beruntunglah orang-orang. Maka beruntunglah orang-orang yang diuji oleh Allah dan mereka mampu melewati ujian tersebut dengan baik.”

Bagi orang taat, beragam kesulitan hidup, bencana alam, kelaparan dan sebagainya adalah ujian untuk menaikkan derajat sekaligus penggugur dosa-dosanya. Dari Abu Hurairah, Rasululloh SAW bersabda, “Jika Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba, maka diujinya ia dengan musibah”. Dalam hadits lain disabdakan pula, “Tiada sesuatu yang mengenai seorang Mukmin berupa penderitaan atau kelelahan (penat) atau risau hati dan pikiran, melainkan kesemuanya itu akan menjadi penebus dosanya” (HR. Bukhari Muslim).

Lain halnya bagi orang yang taat tetapi berlaku maksiat, musibah adalah peringatan agar ia kembali kepada Allah. Sedangkan bagi ahli maksiat, musibah adalah awal dari bencana yang lebih besar lagi (khususnya di akhirat).

Ada beberapa tips yang diberikan sejumlah orang bila dikhianati sahabat :

  • Tidak usah bersahabat lagi. Tinggalkan saja dan cari sahabat baru yang lebih baik. Berdo’alah kepada Allah untuk meminta hati yang baru, yang lebih cinta kepada Allah sehingga disakiti manusia bisa berkurang gigitannya.
  • Berdo’alah kepada Allah untuk meminta hati yang baru, yang lebih cinta kepada Allah sehingga disakiti manusia bisa berkurang gigitannya.
  • Jadikanlah Al-Qur’an penawar derita Anda. Dengan membacanya Anda bukan saja mendapatkan mendapatkan pahala, tetapi juga ketenangan dan kejernihan berpikir sehingga insya Allah bisa bertindak dengan efektif dalam menyikapi situasi ini.
  • Mintalah nasehat dan bantuan orang lain yang Anda percaya untuk mencari jalan keluar.

12 Tanggapan to “Sahabat Kok Berkhianat???”

  1. buat.n kata-kata untuk sahabat yang berkhianat donk…

    • Jangan coba untuk mengatakannya lagi jika kau memang tak menginginkannya. jika kita harus berakhir seperti ini, maka mungkin jalan yg terbaik. perbuatan baik, akan menghasilkan karma baik. perbuatan buruk tentu akan menghasilkan karma buruk. karma itu cepat datangnya,,

  2. memang sakit rasanya dikhianatii sahabat,apalagi soal urusan pacar yg direbut.tp smw itu membuatku jd sngat berhati2.q mmutuskan u/ tdk lg mempunyai teman dekat

  3. Widha Yuliani Says:

    ummz ,ternyata sakit hati punya sahabat yang berkhianat ,😀

  4. ardi_bajink Says:

    INGatlah bahwa bercerai berai sangat di benci Yang Maha Kuasa, jadi baik dan buruk yang diberikan sahabat terimahlah dengan senyuman yang ikhlas, jangan sampai anda akan sama dengan mereka yang tlah berhianat memang sulit diterima akal sehat.

  5. sakit memang ,pedih,maafkanlah ,biar Tuhan memberi berkat bagi kita.

  6. armitha handayani Says:

    memang sakit rasanya dikhianatii sahabat,apalagi di fitnah

  7. penghianatan seorang sAhabat…
    perih rasanya….

  8. dikhianati rasanya sakit skali

  9. iie rahayu wijaya Says:

    apalagi menelikung dari belakang, tampak baik didepan tp ternyata lebih buruk, menyakitkan !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: