Saling Mengirim SMS Romantis


Sebenarnya perselingkuhan bisa dihindari bila kita kembali pada komitmen kita saat menikah. Dalam ISlam, tujuan utama menikah adalah untuk membentuk keluarga sakinah mawaddah wa rahmah. Tujuan menikah adalah untuk melaksanakan perintah Allah dan sunnah Rasululloh. Selain juga tujuan menikah adalah untuk memiliki keturunan. Pernikahan juga untuk menjaga diri kita, karena sudah fitrah manusia memiliki ketertarikan pada lawan jenis. Dalam Islam agar ketertarikan itu menjadi halal maka harus dimanifestasikan dalam lembaga pernikahan. Islam mengatur kita harus berumah tangga agar kita tidak menggunakan fitrah itu secara liar.

Untuk membentengi diri dari perselingkuhan, baiknya berkomitmen untuk menjauhi hal-hal yang mengarah pada itu (perselingkuhan), misalnya tidak curhat dengan lawan jenis. Kalau ada yang bilang witing tresno jalaran soko kulino, itu benar. Hal itu bisa saja terjadi, karena sudah fitrah manusia kalau wanita tertarik pada pria dan pria tertarik pada wanita. Selain kita hindari secara fisik, kita juga berdo’a terus. Aktivitas yang kian mendekatkan kita pada Allah juga mutlak dilakukan, misalnya punya komitmen untuk melakukan shalat tahajud dan puasa Senin-Kamis bersama. Agar suatu pernikahan tidak membosankan bisa juga dengan memberikan kejutan-kejutan manis, misalnya dengan saling memberi hadiah, seperti parfum atau apa kek. Atau dengan selalu melontarkan kalimat I Love You, saling mengirim SMS romantis, baru pergi sebentar saja si doi sudah kirim SMS yang menyatakan betapa dia sangat merindukan kita, dan sebaiknya saling terbuka antara suami-istri.

3 Tanggapan to “Saling Mengirim SMS Romantis”

  1. Ass…
    Saya baru menikah hampir 4 bulan tapi pernikahan kami tidak membahagiakan kedua belah pihak, karena kami dijodohkan orang tua. suami saya punya pacar hingga sekarang pun dia masih selalu berhubungan dengan intens dan yang lebih menyakitkan dia belum pernah beri saya uang bulanan sama sekali. Dan kalau untuk hubungan intem ya mungkin satu bulan hanya 2 sampe 3 kali. Saya harus gimana sakit hati ini dan sampai sekarang saya belum dikaruniai anak.

  2. wa’alaikum salam ….

    Gini..mungkin boleh tau alasan kedua ortu mba menjodohkan dgn si cowok tsb?? karna apa??? klo sbelumnya menikah si cowok udah pny cewek knp mba ndak blng klo dia udah pny cewek?? yg ngerasain hidup rumah tangga nanti itu kan mba bukane ortu mba…klo ortu mba mmlhkan jdh mestinya itu demi kebaikan mba tp klo maslahnya kyk gini cb bicarakan sm ortu mba gmn krna mereka jg yg menjdohkan mba dgn si cow tsb…berarti dgn kt lain ortu lbh brtnggung jwb trhdp rmh tangga mba…

    Klo sudah berumah tangga trus diduain yg pasti sakit hati bgt lah mba…/me udah bs ngerasain sakitnya diduain…itu dlm waktu masih ta`aruf palagi klo udah nikah weeeeeeeehhh lbh parah lg iku…Berarti di cow atau suami mba masih berpikiran kyk ank kcl kalee soalnya dia sdh beristri tp ndak bs mnghargai istrinya…dgn kt lain ndak bs mnghargai seorang cewek…mngkin dia jg begitu ya sm ibunya…klo dia bs menghargai ibunya semestinya dia jg bs mnghargai mba sbg istrinya lyknya mba ini ibunya sndri…

    Ya mba yg sabar aja cb bicarakan masalah mba dgn ortu mba krn bagaimanapun mereka yg menjodohkan kalian gt…pny tnggung jwb bsr jg trhdp mslh itu…klo mba berusaha nyelesein sndri trus sampek ndak kuat kasian mba sndri bs stress berat ntar…pokoknya berusaha dan serahin aja semuanya kepada Sang Kholik Okey!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: