Mari Lawan Virus Selingkuh Jangan Biarkan Iblis Tertawa


“Jangan rendahkan diri sendiri dan kesucian pernikahan. Jangan biarkan iblis terbahak karena mampu menghancurkan janji suci yang kita ucapkan saat ijab qabul dilangsungkan…”

Ketika seorang suami atau istri merasa pasangannya tidak memahami diri mereka, maka mereka lari keluar dan mencari “orang yang lebih mengerti” dan kemudian memberikan perhatian yang tidak didapatkan di rumah. Tidak sedikit pula orang yang kemudian berselingkuh dalam mencintai orang selain suami atau istri tanpa hubungan seksual.

Dibanyak pasangan suami istri yang terjebak perselingkuhan, sering kali pintu dibuka lewat hal-hal seperti ini :

– Butuh teman ‘curhat’ karena suami atau istri tidak memahami diri mereka.

– Stress pekerjaan atau karena mengurusi anak dan berbagai tugas rumah tangga.

– Bosan (kepada pasangan atau pada suasana hubungan suami istri).

– Karena teman selingkuh memang menggoda dan menantang.

– Karena (terutama laki-laki) merasa tak jantan sesudah kehilangan pekerjaan.

– Karena merasa suami tak lagi peduli, maka istri ingin membuktikan bahwa dia masih cukup cantuk untuk menggaet pria lain.

– Iseng.

Tulisan ini tidak diniatkan untuk sekedar menudingkan telunjuk dan menyalahkan siapapun. Pernikahan adalah kerja keras melewati badai tantangan dan godaan untuk mencapai ridha Allah SWT. Itulah sebabnya mengapa setiap Muslim dan MUslimah didorong untuk selalu meminta keselamatan serta kekuatan melawan godaan iblis yang pasti akan tertawa kalau bisa menghancurkan sebuah rumah tangga hamba Allah.

Dalam bukunya, Permasalahan Rumah Tangga, Sebuah Kemestian, Ustadah Ummu Ishaq Zulfa HUsein Al-Atsariyyah (www.asysyariah.com) menggambarkan betapa tidak ada rumah tangga yang tidak dihadang masalah, besar atau kecil. Permasalahan yang muncul ini tidak dapat memicu perselisihan dalam rumah tangga yang bisa jadi berujung dengan pertengkaran. Kemarahan dan keributan yang tiada bertepi, atau berakhir dengan damai, saling mengerti dan saling memaafkan. Bahkan rumah tangga Rasululloh SAW pun pernah menghadapi ujian sehingga beliau bersumpah untuk tidak mendatangi istri-istri beliau selama sebulan karena marah kepada mereka.

Namun rumah tangga yang dibangun karena ketaatan kepada ALlah SWT insya Allah akan lebih mampu mengatasi cobaan dan masalah bila suami dan istri bertekad untuk tidak membiarkan setan menyetir dan menjerumuskan mereka. Bahkan mereka berlindung kepada ALlah dari makar setan, berusaha memperbaiki perkara mereka, menyatukan kembali kebersamaan mereka dan menyelesaikan perselisihan diantara mereka. Pertikaian pun pernah terjadi dalam rumah tangga putri Rasululloh, Fatimah Az-Zahra, yang dikibarkan sebagai tokoh wanita ahlul jannah, dengan suaminya Ali bin Abi Thalib, yang cinta kepada Allah dan Rasul-Nya pun mencintainya. Bedanya, ketika bersitegang dengan sang istri, Ali bin Abi Thalib meninggalkan rumah lalu berdiam diri di masjid. Sampai kemudian Rasululloh SAW datang menjemputnya.

Ustadah Ummu Ishaq Zulfa Husein Al-Atsariyyan menulis : “Mereka yang membangun mehligai rumah tangga atau telah menjalaninya (perlu) menyadari bahwa tidak ada rumah tangga yang lepas dari problema sehingga mereka bersiap-siap dan tidak kaget…Dan agar mereka tidak terlalu muluk-muluk dalam angan-angan mereka tentang kehidupan rumah tangga, selalu indah bak bunga-bunga di taman yang bermekaran dengan beragam warna, menampakkan keindahan yang mempesona dan menebarkan aroma yang harum semerbak…Rumah tangga tanpa masalah…tanpa ganjalan, tanpa pertikaian, selalu sejalan, seia sekata, sepakat tanpa pernah ada perbedaan (adalah) teramat sangat langka untuk didapatkan pada sebuah rumah tangga di dunia…Sesuatu yang bisa dikatakan mustahil untuk sebuah akad yang dijalin dengan seorang anak Adam yang senantiasa punya salah, sebagaimana kata Rasul yang mulia : “Setiap anak Adam itu banyak bersalah. Dan sebaik-baik orang yang banyak bersalah adalah orang-orang yang mau bertobat.” (HR. At-Tirmidzi No. 2616. Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihul Jami’ No. 4514 mengatakan : ‘(Hadits ini hasan)’)”

PIntu Selingkuh

Salah satu hal terpenting yang mesti dipegang suami istri adalah untuk tidak melarikan diri ketika masalah datang, namun justru berusaha mencari jalan penyelesaian, memperbaki keadaan dan menutup pintu rapat-rapat dari campur tangan orang yang tidak berkepentingan. BIla seorang suami marah atau seorang istri sedang emosi, hendaklah keduanya berlindung kepada Allah SWT dari gangguan setan yang terkutuk lalu bangkit berwudhu dan shalat 2 rakaat. Bila salah satu dari keduanya (yang sedang marah, terbawa emosi) dalam keadaan berdiri maka hendaklah ia duduk, bila sedang duduk maka hendaklah ia berbaring. Atau salah seorang dari keduanya menghadap pasangannya, memeluknya dan meminta maaf bila memang ia bersalah melanggar hak pasangannya dan yang dimintai maaf hendaklah lapang dada dengan memberi maaf karena mengharapkan wajah Allah. Tidak sepantasnya ketika ada masalah dengan suami, seorang istri ngambek minta pulang ke rumah orang tuanya atau yang lebih parah lagi si istri minggat dari rumahnya tanpa seizin suaminya tentunya. Dengan demikian, bila ada permasalahan rumah tangga, seharusnya suami dan istri berusaha menyelesaikannya berdua bila memang masalahnya bisa diselesaikan berdua.

Ibaratnya “tutup pintu rapat-rapat” dari masukknya pihak ketiga dan jangan sampai orang lain tau masalah tersebut. Jangan tergesa-gesa melibatkan pihak luar, orang tua misalnya, karena dapt memperkeruh suasana, bukan memperbaiki keadaan. Melibatkan orang tua, apalagi orang tua yang masih awam, tidak memiliki pandangan dalam agama, belum tentu menyelesaikan masalah, malah bisa menambah panas dan keruhnya permasalahan. Terkecuali orang tua itu seorang yang arif, paham agama dan pandangannya lurus, barulah memungkinkan masalah yang ada diangkat padanya bila memang sepasang suami istri tidak bisa lagi menyelesaikannya berdua. Hendaklah sepasang suami istri selalu bertakwa kepada Allah dalam seluruh keadaan mereka, dimana pun mereka berada dan hendaklah keduanya memelihara ketaatan kepada-Nya. Insya Allah, dengan takwa segala masalah akan mendapatkan pemecahannya, karena Allah yang Mahabesar janji-Nya telah berfirman : “Siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menjadikan jalan keluar baginya.” (Ath-Thalaq : 2). Juga, “Siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.” (Ath-Thalaq : 4)

3 Tanggapan to “Mari Lawan Virus Selingkuh Jangan Biarkan Iblis Tertawa”

  1. mari kita basmi virus dengan avira premium!!
    hehehehhe…
    tokcer.. !

    nb: bukan promosi lo.

  2. Chika Gumilang Says:

    Assallamu’alaikum Dear Writer,

    Saya pinjam alamat email sahabat saya… karena saya tidak bisa pake computer (biasa di kerjakan orang lain, maaf ya)

    Terima kasih atas artikel singkatnya … menenangkan hati ini.Saya membuka ini atau cerita selingkuh suami saya tidak ingin membuka aib suami … tapi mau minta tolong orang2 yg dekat suami untuk mengingatkan dia, karena susah untuk memperbaiki hanya kami berdua! tidak mau diajak konsultasi psicholog,saya paksakan panggil ustad waktu HUT nya sekaligus buka puasa…mati2an saya cari jalan membuka pintu hati nya untk bisa mencintai Allah dlm arti sebenarnya….saya juga ingin & selalu mencari jalan agar dibukakan jalan menuju kepadaNya

    suami Phd,handsome,good looking,tinggi (tau arah sifat2 itu kemana ya)… tapi keras, high temper,egois,subyektif, sombong,jealous (kpd org muda/sdr yg sukses & kaya),kasar bicara & tindakan,hatinya dingin (pernah beberapa waktu halus hati & bicara tapi skrg sdh berubah lagi spt semula), rajin shollat tapi ngebut, menolak diajak shollat jamaah oleh istrinya,sering tidak konsisten thd idealisme tingkah lakunya/prinsip nya,sangat minta dihormati & dihargai anak2 & istri tapi sebaliknya berbeda/caranya memaksa/otoriter; Sedang mempelajari polygamy!
    Saya ajak ikut ESQ Dr.Ary G. menolak … kemana saya harus cari solusi.(ya saya usahakan maksimal selalu mohon waktu shollat & zikir asma Ul Husna …).Kami sdh 28 thn menikah insyaAllah tepat 1 mg lagi…badai ini baru datang tepat 4 bln sblm pernikahan anak pertama kami … sekarang sudah berhenti…tapi dia tidak mau berjanji…hanya minta di percaya tidak ada apa2 lagi … mengerikan ya tidak berani komitmen.Seolah dia tidak tau apa arti & tujuan perkawinan!! Sekarang seperti teman hidup bersama saja….suka2 dia, kita harus EXTRA SABAR dan seperti dgn teman baru …serba hati2…takut salah…siap2 tiba2 dia kumat lagi….memang harus shollat istigharah ya…?Saya biasa humoris…mesra…jadi mati angin…kaku kelu tegang trus….Allah Maha Tahu apa yg terbaik bagi umatNya…insyaAllah saya masih diberi kesempatan tobat sehingga tidak diberi hukuman atau cobaan yg amat berat ini,Amin.Mohon ayat2 pendukung/penjelasan larangan2 & jalan keluar masalah2 ini.Trims

  3. nice blog
    SUKSES terus yah buat Blognya

    Silakan mampir ke Blog kami
    http://sehatalaherbal.wordpress.com

    KAMI MENYEDIAKAN:

    1. BLACK JADE, penguat, pembesar organ vital, meningkatkan kualitas mani dan kepuasan, badanpun sehat bugar
    2. PAKAIAN PELANGSING yang membakar lemak lebih cepat.
    3. Produk PENGHEMAT BBM hingga 30% (120.000/packs)
    4.
    5. Kaos Kaki ANTI BAKTERI
    5. KLOROFIL
    Terimakasih

    1. PAKAIAN PELANGSING yang membakar lemak lebih cepat.
    2. Produk PENGHEMAT BBM hingga 30% (120.000/packs)
    3. BLACK JADE, penguat, pembesar organ vital, meningkatkan kualitas mani dan kepuasan, badanpun sehat bugar
    4. Kaos Kaki ANTI BAKTERI
    5. KLOROFIL
    Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: